Senin, 14 Mei 2012

Bagaimana proses penyerahan nilai

BAGAIMANA PROSES PENYERAHAN NILAI
 
Proses Penyerahan Nilai
Pandangan tradisional tentang pemasaran adalah perusahaan membuat sesuatu dan kemudian menjualnya. Perusahaan mengetahui apa yang harus dibuat dan pasar akan membeli cukup banyak unit untuk menghasilkan laba. Perusahaan yang menganut pandangan ini memiliki peluang terbaik untuk berhasil dalam ekonomi yang ditandai dengan kekurangan barang di mana konsumen tidak rewel tentang mutu, fitur, atau gaya.
Akan tetapi, pandangan tradisional tentang proses bisnis tidak akan berfungsi dalam ekonomi di mana orang menghadapi terlalu banyak pilihan. Pesaing yang cerdas harus merancang dan menyerahkan tawaran untuk pasar sasaran yang ditetapkan dengan baik. Keyakinan ini ada pada inti proses bisnis, yang menempatkan pemasaran pada awal perencanaan.
Proses penyerahan nilai mulai sebelum ada produk dan terus berlanjut sementara produk tersebut dikembangkan dan setelah produk itu tersedia. Orang Jepang menyempurnakan pandangan ini dengan konsep berikut:
• Waktu umpan balik pelanggan nol
• Waktu perbaikan produk nol
• Waktu pembelian nol
• Waktu penetapan nol
• Kerusakan nol

Nilai bagi pelanggan:

Penilaian konsumen mengenai kapasitas produk secara keseluruhan adalah untuk memuaskan kebutuhan.
Merupakan perbedaan antara nilai total bagi pelanggan dan biaya total pelanggan daritawaran pemasaran.
Nilai total pelanggan: total dari semua nilai produk, jasa, personel dan citra yangditerima pembeli dari tawaran pemasaran.
Biaya total pelanggan: total dari semua biaya moneter, waktu, energi dan fisik yangberkaitan dengan tawaran pemasaran..















Tidak ada komentar:

Posting Komentar