Selasa, 19 Juni 2012

TUGAS SISTEM INFORMASI MANAJEMAN


PENGERTIAN SISTEM PERTANGGUNG JAWABAN AKUNTANSI
Sistem  pertanggung jawaban merupakan salah satu konsep dari akuntansimanajemen dan sistem akuntansi yang dikaitkan dan disesuaikan dengan pusat-pusatpertanggungjawaban yang ada dalam organisasi. Istliah akuntansi pertanggungjawaban iniakan mengarah pada proses akuntansi yang melaporkan sampai bagaimana baiknya manajerpusat pertanggungjawaban dapat memanage pekerjaan yang langsung dibawahpengawasannya dan yang merupakan tanggungjawabnya atau suatu sistem yang mengukurrencana dan tindakan dari setiap pusat pertanggungjawaban
 PUSAT SISTEM PERTANGGUNG JAWABAN AKUNTANSI
Pusat sistem pertanggung jawaban akuntansi ialah setiap unit kerja dalam organisasi yang dipimpin olehseorang manajer yang bertanggungjawab atas aktivitas yang dilakukan atau unit organisasiyang dipirnpinnya. Dalam kaitan ini, suatu organisasi terdiri dari kumpulan dari beberapa pusatpertanggungjawaban. Keseluruhan pusat pertanggungjawaban ini membentuk jenjang hirarkidalam organisasi tersebut. Pada tingkatan yang terendah bentuk dan pusatpertanggungjawaban ini kita dapatkan sebagai seksi, regulernya bergilir, serta unit-unit kerjalainnya, Pada tingkatan yang lebih tinggi pusat pertanggungjawaban dibentuk dalamdeparternen-departemen ataupun divisi-divisi. Biasanya istilah pusat pertanggungjawabanhanya kita terapkan untuk unit-unit kecil dalam organisasi ataupun unit-unit kerja yang terletakpada tingkat bawah dalam suatu lingkup organisasi.
 Jenis-jenis Pusat Pertanggung Jawaban Akuntansi
Pusat pertanggungjawaban pada dasarnya diciptakan untuk mencapai sasaran tertentu, jadi sasaran dari masing-masing individu dalam liar-liar pusat pertanggungjawaban itu harusdiusahakan agar selaras, serasi dan seimbang dalam usaha rnencapai sasaran umum dariorganisasi secara keseluruhan. Suatu pusat pertanggungjawaban pada dasarnya dibentukuntuk rnencapai sasaran tertentu yang selaras dengan sasaran umum organisasi.
lnformasi Akuntansi Pertanggungjawaban
Manajemen dari berbagai jenjang organisasi suatu perusahaan memerlukan informasikeuangan untuk mengambil keputusan mengenai perusahaan itu sendiri atau bagiannya.lnformasi keuangan ini merupakan masukan yang penting bagi para manajer dalam mengelolaperusahaan atau bagiannya. Berbeda dengan pihak luar yang memerlukan informasi keuanganguna mengambil keputusan untuk menentukan hubungan mereka dengan suatu perusahaan,para manajer memerlukan informasi keuangan sebagai dasar untuk mengambil keputusanmengenai perusahaan atau bagian yang dipimpin oleh manajer yang bersangkutan. Informasikeuangan yang dibutuhkan oleh para manajer tersebut diolah dan disajikan oleh tipe akuntansi.Oleh karena karakteristik keputusan yang dibuat oleh pihak luar berbeda dengankarakteristik keputusan yang dibuat oleh para manajer, maka ha! ini mempunyai dampakterhadap karakteristik sistem pengolahan informasi akuntansi yang menghasilkan informasikeuangan tersebut.Informasi akuntansi pertanggungiawaban merupakan informasi biaya, pendapatan, danaktiva yang dihubungkan dengan manajer yang bertanggungjawab terhadap pusatpertanggungjawaban tertentu. Dalam penyusunan anggaran, tiap manager dalam organisasimerencanakan biaya dan pendapatan yang menjadi tanggungjawabnya di bawah koordinasimanajemen puncak. Pelaksanaan anggaran tersebut memerlukan informasi akuntansi gunamemantau sampai seberapa jauh tiap manajer tersebut melaksanakan rencananya. Informasiakuntansi pertanggungjawaban dengan demikian merupakan dasar untuk menganalisis prestasimanager dan sekaligus untuk memotivasi para manager dalam melaksanakan rencana merekayang dituangkan dalam anggaran mereka masing-masing
Sistem Pertanggung Jawaban Akuntansi Sebagai Alat dalam Pengendalian Manajemen Sistem pertanggung jawaban berguna dalam pengendalian manajemen,karena menekankan pada hubungan antara informasi dengan manajer yang bertanggungjawabterhadap perencanaan dan pelaksanaan.Pengendaban dapat dilakukan dengan cuma memberikan tanggungjawab kepadamasing-masing manajer untuk merencanakan pendapatan dan atau biaya, dan berusahamengajukan informasi realisasi pendapatan dan biaya tersebut di bawah pengendaliannya.Dengan demikian anggaran harus disusun untuk setiap pusat pertanggungjawaban, yangdibebani tanggungjawab atas pendapatan dan biaya. Disamping itu melalui realisasi dari setiappusat pertanggungjawaban dibandingkan dengan anggarannya sehingga dapat ditentukanselisih (Variance) dan anggaran. Selanjutnya selisih ini dapat digunakan sebagai dasar untukmenilai prestasi manager dari setiap pusat pertanggung jawaban.Dalam hal ini akuntansi pertanggungjawaban penting dalam proses perencanaan danpengendalian kegiatan organisasi; karena dapat menekankan hubungan antara lnformasidengan jasa yang bertanggungjawab terhadap perencanaan dan realisasinya. Pengendaliandapat dilakukan dengan cara memberikan peran bagi manager untuk merencanakanpendapatan dan atau biaya yang menjadi tanggungjawab dan kemudian menyajikan informasirealisasi pendapatan dan biaya tersebut menurut manager yang bertanggungjawab. Dengandemikian informasi yang ada melalui akuntansi pertanggungjawaban dapat mencerminkan nilaiyang dibuat oleh setiap manager dalam menggunakan berbagai sumber ekonomi untukmelaksanakan peran manager tersebut dalam mencapai tujuan perusahaan
Pada perusahaan yang besar dimana kegiatan operasionalnya cukup kompleks dan mempunyai jenis biaya yang tepat dan dapat secara langsung mengidentifikasi dan   mengontrol setiap penyimpangan biaya yang terjadi untuk kemudian dipertanggungjawabkan oleh pihak yang seharusnya bertanggungjawab. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu sistem akuntansi pertanggungjawaban yaitu suatu sistem akuntansi yang disusun sedemikian rupa sehingga pemgumpulan dan pelaporan biaya dilakukan sesuai dengan bidang pertanggungjawaban dalam organisasi, dengan tujuan agfar dapat dipilih orang yang bertanggungjawab terhadap penyimpangan dari biaya dan penghasilan yang dianggarkan.
Definisi  sistem akuntansi pertanggungjawaban adalah:Sistem akuntansi pertanggungjawaban merupakan sistem pengumpulan biaya, untuk kepentingan pengendalian biaya, taitu dengan cara menggolongkan, mencatat, dan meringkas biaya-biaya dalam hubungan tingkat- tingkat manajemen yang bertanggungjawab.Pengendalian biaya dengan akuntansi pertanggungjawaban dilakukan dengan cara menghubungkan biaya dengan orang yang bertanggungjawab terhadap terjadinya biaya tersebut. Dimana setiap pusat pertanggungjawaban menyusun anggaran biayanya masing-masing dengan memperhatikan tujuan perusahaan. ada lima kondisi untuk dapat menerapan sistem akuntansi pertanggungjawaban dalam suatu  organisasi yaitu sebagai berikut :
1.Organisasi yang terdiri atas pusat-pusat pertanggungjawaban dan dapat disentralisasikan wewenang di dalam nya.
2. Anggaran biaya yang disusun menurut pusat-pusat pertanggungjawaban.
3.Penggolongan biaya sesuai terkendali dan tidak terkendali dilakukan pusat pertangung jawaban.
4.Sistem Akuntansi yang disesuaikan dengan struktur organisasi.
5.Sistem pelaporan biaya kepada manajer yang bertanggung jawab.

NAMA  : RINA DEWI RATNAPURI
KELAS  : 11.2C.14
NIM     : 11113203



Tidak ada komentar:

Posting Komentar