Rabu, 14 November 2012

SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA MANUSIA (SDM)



-->
Hubungan antara teknologi dan sumber daya manusia sangat erat kaitannya. Dengan berkembangnya teknologi maka akan mengefisiensikan  tenaga manusia dalam proses operasi suatu perusahaan. Dalam hal ini harus  ada sinkronisasi antara tenaga kerja manusia dengan perkembangan teknologi  supaya peran tenaga manusia tidak tergantikan oleh teknologi yang ada.
Melihat hal tersebut harus adanya peningkatan kualitas para karyawan  dalam bekerja yaitu mampu berinovasi dan berkreasi dalam pekerjaannya agar sumber daya manusia (tenaga kerja) tidak tergantikan oleh teknologi yang semakin hari semakin berkembang.
Aktifitas bisnis dalam suatu perusahaan digerakan oleh tenaga kerja  yang memiliki pemahaman terhadap pengolahan bisnis tersebut. Sumberdaya manusia dalam hal ini tenaga kerja menjadi syarat utama dalam mengoprasikan  perusahaan.
Pengolahan sumber daya manusia yang tepat menjadi bagian yang sangat penting karena apabila proses perekrutan tenaga kerja dilakukan tidak tepat, maka dikemudian hari akan menjadi masalah tersendiri bagi perusahaan.
SUMBER DAYA MANUSIA
Bagian atau unit yang biasanya mengurusi SDM (Sumber Daya Manusia) adalah departemen sumber daya manusia atau dalam bahasa  Inggris disebut HRD atau Human Resources Departement.
Departemen Sumber Daya Manusia Memiliki Peran, Fungsi, Tugas dan  Tanggung Jawab :
  1. Rekrutmen tenaga kerja / Recruitmen
  2. Seleksi tenaga kerja /Selection
  3. Pengembangan dan evaluasi karyawan /Development and Evaluation
  4. Memberikan kompensasi dan proteksi pada pegawai /Compensation and Protection
  5. Jenjang karir

SISTEM INFORMASI PSIKOLOGI

Sekarang ini banyak tersedia website Sumber Daya Manusia terutama proses pencarian tenaga kerja On-Line, website tersebut dapat meningkatkan efisiensi proses pencarian tenaga kerja serta meningkatkan proses penempatan tenaga kerja dengan lowongan kerja yang sesuai dengan keahliannya.

      KELEBIHAN

Bagi perusahaan :

    1. Tidak terbatas waktu, ruang dan tempat. Wawancara dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja diperlukan.

    2. Perusahaan lebih mudah mendapatkan pegawai/ staff yang sesuai dengan kriteria perusahaan.

    3. Menghemat biaya operasional kantor untuk menyeleksi karyawan.

    4. Dokumen-dokumen calon karyawan tidak menumpuk sia-sia di tempat penyimpanan data HRD sehingga tidak ada resiko kehilangan ataupun tertinggal.

    5. Data pencari kerja dapat disimpan dalam waktu yang lama dan dapat dibuka sewaktu-waktu dibutuhkan.

    6. Bagi Calon Karyawan :

    7. Peluang untuk mendapatkan pekerjaan yang diimpikan lebih besar (terutama apabila ada perusahaan yang membutuhkan karyawan dengan keahlian khusus). 

      KEKURANGAN

      Bagi perusahaan/ penyedia kerja :

1. Tidak berhadapan langsung dengan pencari kerja, sehingga tidak dapat terlihat jelas sikap, postur tubuh dan kepribadiannya.

2. Resiko sambungan internet terganggu (respon jaringan lambat) sehingga wawancara tidak lancar (apabila wawancara secara real time).

3. Resiko database karyawan/ pencari kerja rusak atau hilang akibat adanya serangan virus atau hacker.

4. Resiko data yang diberikan calon pekerja tidak terbukti kebenarannya.

          Bagi pencari kerja :

Tidak dapat menampilkan sisi yang terbaik dari diri mereka, seperti yang biasa muncul pada wawancara langsung.

 

 

posting By :

SUKRESNO BAGUS PRAMONO

12.3D.24 / 18113012 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar